Kisah Nyata -Kristenisasi-
“Dan diantara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia yang menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penentang yang paling keras.” (Q.S. Al-Baqarah : 204)
Pras adalah seorang Nasrani tulen, dia sangat pandai dalam kemampuan agamanya. Karena saking kecintaannya kepada Nasrani sangat kuat, ia menginginkan agar setiap orang masuk ke dalam agamanya. Perlu kita sadari atau tidak, orang-orang seperti Pras ini selalu menyimpan sesuatu yang tersembunyi dalam setiap perilakunya, dan tentu saja sering kita kenal dengan istilah ‘mencari domba’.
Adalah seorang Rama, ia mempunyai hobi yang sama dengan si Pras, si Rama adalah orang Islam yang sedikit banyak mengerti tentang apa itu artinya ‘mencari domba’. Lalu sesuai dengan Q.S. Al-Baqarah : 204, si Pras mulai menarik hati Rama dengan mem-bicarakan hobi mereka. Lambat laun pun hubungan kedua anak tersebut semakin akrab. Pada tahap ini, orang-orang seperti Pras mencari target anak Islam yang kecintaannya terhadap Islam kurang, sungguh ini adalah suatu pencarian yang melelahkan, tapi setelah ia mendapatkannya, ia tidak akan begitu saja melepaskan ‘domba’ tersebut.
Pada tahap selanjutnya ia mulai menngajak Rama untuk pergi ke pusat hobi mereka. Awalnya ia mengajak pada waktu-waktu senggang, tapi lama-kelamaan waktu yang sempit pun ia mulai gunakan. Pada suatu ketika saat pulang sekolah, Pras mengajak Rama untuk pergi ke pusat pertokoan T. Biasanya Rama selalu shalat setelah pulang sekolah, tapi kali ini tidak. Sebelum keluar dari sekolah ia bertemu dengan temannya, Putra. Putra mengajak Roma untuk shalat dahulu. Sepertinya Putra menyadari apa yang sedang terjadi terhadap Pras dan Rama. Lalu Rama meminta izin kepada Pras untuk shalat [lho?!]. Maka Pras dengan sangat manis memanfaatkan kesempatan ini dan berkata, “tapi aku harus sampai ke rumah dengan cepat”. Dan sudah bisa dipastikan bahwa Rama menolak untuk shalat dahulu dan memilih untuk pergi dengan Pras.
Putra memberi nasihat kepada Rama agar dia shalat dulu walaupun sebentar. Putra memberi penjelasan panjang lebar tentang pentingnya shalat dan skala prioritas, maka :
“Dan apabila dikatakan kepadanya, ”Bertakwalah kepada Allah”, bangkitlah kesombongannya yang menyebabkan berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahannam. Dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya”
(Q.S. Al-Baqarah : 206)
Ya, Rama marah dan menganggap Putra telah melecehkannya dan secara tidak langsung menganggapnya tidak beriman. Di hadapan Pras, Putra dimarahi habis-habisan hanya karena ia ingin agar Rama shalat dahulu sebelum pergi.
Wahai Rama, mengapa engkau seperti itu ? padahal aku hanya ingin mengajakmu ke kebaikan. Apakah engkau telah ikhlas dan menjadikan Pras sebagai pemimpinmu ? apakah engkau tidak sadar bahwa rantai perangkapnya telah mencekik lehermu ? apakah … apakah …
Berbagai pertanyaan berkecamuk di hati Putra.
“Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya.” (Q.S. Ath-Thariq : 15)
“Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka.”
(Q.S. Al-Ghasyiyah : 21-22)
Kita sebagai seorang Muslim tidak su’udzan kepada mereka, tapi apakah kita biarkan Rama-Rama yang lain di hadapan kita terperangkap oleh jerat tipu daya mereka?
Tidak!!!Sekali-kali tidak!!!Tidak akan Pernah!!!
Wallahu a’lam bishshowwab.

Assalamu’alaykum
ana dulu juga pernah jadi sasaran kristenisasi, waktu blum kenal dakwah Salaf…
Tepatnya waktu kelas 1 SMA, namun walau saat itu ana belum knal dakwah Salaf ana cukup fanatik dengan mahzab ana yang dulu Syi’ah dan memang nampak ana tidak begitu shaleh (karena ana jarang sholat di Mushola sekolah, selalu kabur pas ad acara rohis), namun hal itu ana lakukan karena keyakinan ana tentang kafirnya Ahlu Sunnah…
Dan ternyata prilaku ana salah ditafsirkan oleh seorang teman ana yang beragama Kristen, sehingga ia menjadikan ana sasaran dakwahnya…
Memang orang2 Kristen dan Yahudi akan selalu mempersiapkan makar terhadap kaum Muslimin…
Dan sekarang di Kampus ana, seorang teman sekelas ana (wanita) juga menjadi sasaran Kristenisasi, kedoknya adalah ia di hamili oleh pacarnya yang Kristen!!! dan kemudian menikahinya tapi kemudian teman ana tersebut semakin jauh dari Islam, tiap hari ia berkumpul dengan orang2 Kristen, beberapa akhwat saat ini sedang berusaha menasehatinya. Semoga Allah Menjaga keimanan saudari kita itu
Wassalamu’alaykum
sebel sekali kalo inget i luar sana banyak org kristen yg MENYEBALKAN!! sementara di SMA sini, mrk msh polos2, nggak tau kelakuan sodara seagama mrk. well, sy cuma mo bilang, pakelah otak, JANGAN PAKE DENGKUL!!
Akulah jalan kebenaran dan hidup, tidak ada satu orangpun yang dapat pergi kepada Bapa kalau tidak melalui Aku…Jesus writing
kalo dibawa kepada jalan kebenaran, masak kalian marah sih, dibawa ke arah yang baik…
kalo mau terima Yesus, Puji Tuhan, kalau tidak mau terima tidak usah mencela..dimana KASIH kalian, kalau kalian mengaku beragama, tapi tidak punya KASIH, sama saja dusta..
God Bless You
Utk Tanah Liat :
Jika anda berkata bahwa anda memiliki KASIH, lalu bagaimana anda menjelaskan :
1. Orang-orang gereja yang “menyogok” kaum Muslimin supaya berpindah agama. Hal ini menunjukkan bahwa sebenarnya orang2 gereja tidak mempunyai kasih yg tulus dalam mengajak ke “jalan keselamatan”, tindakan mereka hanya dilandasi “motif ekonomi” semata, kapitalis sejati (yah…emang bener kan, seperti yg dikatakan Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethics and the Spirit of Capitalism”).
2. Mayoritas negara2 dengan agama “Kristen” selalu memulai konflik dengan penganut agama Allah, Tuhannya Yesus. Amerika dg invasinya ke Afghanistan, Iraq. Perancis dengan kebijakan “Anti simbol agama” (jelas Islam yg paling dirugikan disini, karena seorang wanita muslimah mempunyai kewajiban memakai jilbab, sedangkan dalam agama lain tidak ada kewajiban mengenakan simbol agama). Australia dengan kebijakan AntiTerorismenya yg memungkinkan utk memasukkan setiap muslim kedalam kategori “teroris”. bla…bla…bla…
Dalam pengalaman pribadi saya, tante saya yang aktivis gereja memperlakukan ibunya (yeitu nenek saya yg juga kristen) seperti “binatang”, dirumahnya dia diperlakukan seperti pembantu, akhirnya karena tidak tahan, dia memilih tinggal di rumah orangtua saya yg Muslim (Ibu saya muallaf). Dan diantara cucu2nya, sayalah yg paling akrab dgnya (padahal dulu pernah membuat Marah Besar karena telah merusak salib satu2nya :D)….
Sewaktu ketika nenek saya meninggal, dia punya beberapa wasiat yg ingin dilakukannya sewaktu pemakamannya, salah satunya adalah “Dimakamkan di Pemakaman Islam”, dan dengan “Tata Cara Pemakaman Islam”. Ketika pada tengah2 prosesi pemakaman, tiba2 tante saya (yang aktivis gereja) datang dg suster2 gereja meminta supaya mayat nenek saya diproses di rumah tante (dg cara Kristen)…tentu saja kami sekeluarga tidak bisa menolak karena kami berbeda keyakinan dengan nenek saya…
Sewaktu saya sempatkan berkunjung ke rumah duka (rumah tante), sepintas saya mendengar obrolan keluarga2 tante yg isinya bahwa seluruh biaya proses pemakaman sampai dikubur ditanggung oleh gereja, dan “keluarga” mendapat santunan dana Rp. 2 juta, dan jika seandainya mayat nenek saya tidak diproses di rumah tante, maka ia tidak akan mendapat itu semua…. sungguh Serakah… padahal tante saya secara ekonomi tidaklah kekurangan dibanding dg keluarga saya… kenapa uang santunan itu tidak pernah memberitahu kepada kami?… apakah ini yg disebut Kasih ??? tidak, tapi inilah yang disebut Keserakahan dan Kecongkakan….
Jujur saja, saya selama ini belum menemukan sesorang Kristiani yg benar2 shalih, yang mempunyai kepribadian Kasih, yang benar2 menjadi panutan orang2… bahkan seorang Paus pun tidak memilikinya…
Al ‘Izzatu lillahi wa li Rasulihi wa lil Mu’minin…
Kemuliaan itu hanya milik ALLAH, Rasul-Nya, dan milik orang2 yang beriman…..
Numpang lewat doang nga
kalo tidak tahu atau tidak mengerti tentang ajaran agama lain tuh jangan sekonyong2 membenci. tiap orang memiliki karakter yg berbeda, bukan kepercayaan yg harus disalahkan, jagankan agama, aliran kepercayaan saja mengajarkan kebaikan juga,, maka ber fikirlah positif.
jd jgn : tong kosong berbunyi nyaring, air ber riak tanda tak dalam.
—–
Kenapa Yusuf Roni mau pindah jadi agama kristen? banyak pengkuan2 yang Dia utarakan tentang bagaimana ajaran islam itu.
Tapi apapun itu kita adalah sama dimata Tuhan, marilah kita menjalin kerukunan Umat dan jangan saling melecehkan ajaran agama masing.
terima kasih
Syalom
Tuhan Menyertai Kita
Amin
—